Xperia TX Dijual Rp5,6 Juta di Indonesia
Xperia TX merupakan kembaran dari Xperia T, smartphone yang menjadi pendamping agen rahasia Inggris, James Bond, dalam film Skyfall.
Meski masih menggunakan prosesor dual-core Krait 1,5GHz buatan Qualcomm, Sony mengklaim Xperia TX berkemampuan sama dengan ponsel lain yang menggunakan prosesor quad-core.
“Meski hanya dual-core, kinerja prosesor yang tertanam pada Xperia TX mampu menyamai prosesor quad-core," umbar Ika Paramita, Marketing Manager Sony Mobile Indonesia di Bloeming, FX Plaza, Jakarta, Selasa (5/2/2013), seperti dikutip dari detikinet.com.
Prosesor dual-core ini dipadu dengan RAM 1GB, teknologi Near Field Communication (NFC), kapasitas ruang penyimpanan 16 GB --bisa tambah kapasitas memori hingga 32 GB.
Berjalan di Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich, Sony menjanjikan Xperia TX akan diupgrade menjadi Android 4.1 Jelly Bean dalam waktu dekat ini. Di jajaran global, Xperia T sudah memperoleh pembaruan ke Android 4.1.2.
Ponsel James Bond itu mempunyai bentang layar HD Reality Display seluas 4,6 inci dengan 16 juta warna. Untuk meningkatkan ketajaman dan kejerninah layar, Sony membekali teknologi Mobile Bravia Engine 2 di Xperia TX. Teknologi yang disebut terakhir merupakan fitur yang digunakan Sony pada layar televisi Bravia.
Di jajaran kamera, Xperia TX punya dua, yaitu di depan dan belakang. Di belakang yang menjadi kamera utama, Sony membenamkan 13 MP, yang dipadukan dengan teknologi Exmor RS, yang memungkinkan pengambilan gambar dalam kondisi obyek bercahaya rendah. Kamera ini juga bisa merekam video full HD 1080p.
Sedangkan kamera depan berfungsi video call. Beresolusi 1,3 MP mampu merekam video 720p.
Xperia TX berjalan di jaringan HSDPA, belum LTE. Dengan ukuran layar 4,6 inci, membuat Xperia TX mempunyai berat 127 gram. []
Post a Comment